Dalamketentuan Pasal 26 Undang-undang Pajak Penghasilan 1984, terdapat empat jenis PPh Pasal 26 yaitu PPh Pasal 26 ayat (1), Pasal 26 ayat (2 a) dan Pasal 26 ayat (4). Masing-masing jenis PPh Pasal 26 ini memiliki ruang lingkupnya sendiri. PPh Pasal 26 ayat (1) adalah PPh Pasal 26 pada umumnya yaitu pemotongan PPh terhadap Wajib Pajak luar
TopPDF ANALISIS DAMPAK KEWAJIBAN NPWP BAGI PENSIUNAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN DI WILAYAH SURAKARTA dikompilasi oleh dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Studi Empiris Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Wilayah Medan/Sumatera Utara I) Dirjen pajak berupaya membuat wajib pajak secara sukarela membayar
50000.000. Kas. 20.000.000. Utang Usaha. 30.000.000. Penjelasan : Pembayaran tunai dilakukan hanya 20.000.000 saja sedang nilai 1 set tenda adalah 50.000.000 maka salon anggi memiliki utang sebesar 30.000.000. Saya masukkan dalam utang Usaha karena tidak ada proses waktu tetap dan tidak ada perjanjian bunga.
ylaporan laba rugi untuk tahun yang berakhir 31 desember 2015 (dalam rp, ribuan penuh) penghasilan dari usaha dalam negeri : penjualan retur penjualan (954.852.000) potongan penjualan (545.987.000) penjualan netto 18.504.815.000 harga pokok penjualan (14.654.879.000) f ekspansi 209 laba bruto 3.849.936.000 biaya usaha
TarifPPh Pasal 29: Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu: PPh 25 yang sudah dilunasi = 0,75% x jumlah penghasilan/omzet per bulan. PPh 29 yang harus dilunasi = PPh yang masih terutang - PPh 25 yang sudah dilunasi. Wajib Pajak Badan: Angsuran PPh 25 = PPh terutang tahun lalu x 12.
JasaAkuntansi Inform : Berikut merupakan tarif perhitungan pajak penghasilan impor berdasarkan peraturan terakhir penjualan semen oleh Badan Usaha yang bergerak dalam bidang usaha industri semen: Dasar Pengenaan Pajak PPN: 0,25:
Jawaban yang benar - Penyajian laba-rugi dengan cara menggabungkan penghasilan usaha dengan penghasilan luar usaha, kemudian di bawahnya disajikan beban usaha dan beban lain-lain disebut - studystoid.com. Kategori. Matematika; Akuntansi, 05.06.2021 13:30, Dessy1512.
Syaratpendirian Kantor Jasa Akuntansi diatur pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara, yaitu: Pasal 9. (1) Akuntan dapat mendirikan Kantor Jasa Akuntansi. (2) Kantor Jasa Akuntansi memberikan jasa akuntansi seperti jasa pembukuan, jasa kompilasi laporan keuangan, jasa manajemen
np w p kantor akuntan publik : nama akuntan publik : n p w p akuntan publik : nama kantor konsultan pajak : penghasilan usaha : a. penyalur / dealer / agen produk bbm (3) identitas 4. 5. tahun pajak lampiran - iv dasar pengenaan pajak pph final dan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak
MAKALAHPENGANTAR AKUNTANSI. Kegiatan perusahaan berjalan terus dari periode satu ke periode yang lain dengan volume dan laba yang berbeda. Masalah yang timbul adalah pengakuan dan pengalokasian ke dalam periode tertentu dimana dibuat laporan keuangan. Laporan keuangan ini harus dibuat tepat pada waktunya agar berguna bagi manajemen dan kreditur.
7Pco. 6 Jenis Profesi Akuntan Bagi Lulusan Akuntansi Akuntan dibagi menjadi beberapa macam profesi seperti akuntansi publik, pemerintah, pendidik, internal, syariah, dan pajak. Jika Anda ingin bekerja sebagai seorang akuntan atau hanya sekedar intern, sebaiknya mengetahui beberapa hal berikut. Seorang akuntan memiliki peranan yang sangat penting di perusahaan jenis apapun, baik kecil maupun besar. Manfaat akuntan untuk perusahaan cukup banyak, sebab mereka sendiri memilki tugas yang beragam. Menurut KBBI, pengertian akuntan adalah ahli akuntansi yang bertugas menyusun, membimbing, mengawasi, menginspeksi, dan memperbaiki tata buku serta administrasi perusahaan atau instansi pemerintah. Dari pengertian di atas, dapat diartikan bahwa tugas mereka untuk perusahaan cukup kompleks. Akuntan memonitor dan mencatat aliran keuangan yang ada dalam sebuah bisnis atau organisasi. Selain itu, mereka juga memiliki tugas untuk memverifikasi keakuratan dan memastikan keabsahan semua transaksi dan memonitor transaksi tersebut agar sesuai dengan ketentuan perusahaan. Macam-Macam Profesi Akuntansi Pada dasarnya seorang akuntan tidak hanya bekerja untuk perusahaan saja. Mereka juga dapat memilih bekerja untuk individu. Dalam hal ini akuntan membantu individu terkait keuangan seperti keputusan keuangan, pengembalian pajak dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa macam profesi akuntan serta tugas dan manfaatnya masing-masing. Macam-macam profesi akuntan tersebut antara lain 1. Akuntan Publik Lebih dikenal sebagai akuntan eksternal, profesi ini bekerja secara independen dalam memberikan jasa-jasanya. Karena bersifat independen, akuntan publik biasanya memiliki kantor akuntannya sendiri dan menawarkan jasanya kepada masyarakat umum. Jasa yang ditawarkan akuntan publik antara lain perpajakan, penyusuanan sistem akuntansi, pemeriksaan kewajaran laporan keuangan, konsultasi manajemen perusahaan dan penyusunan laporan keuangan dalam rangka pengajuan kredit. Mereka bekerja secara bebas dan biasanya mendirikan sebuah kantor akuntan. Jenis profesi akuntansi ini bertugas untuk melakukan pemeriksaan atau audit, memberikan jasa perpajakan dan memberikan jasa konsultasi manajemen. Profesi akuntan publik menghasilkan berbagai macam jasa bagi masyarakat, yang dapat digulongkan ke dalam dua kelompok Jasa Assurance Jasa assurance adalah jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan. Jasa assurance ini lebih dikenal dengan jasa audit. Jasa Atestasi Salah satu tipe jasa assurance yang disediakan oleh profesi akuntan publik adalah jasa atestasi. Atestasi atau attestation adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam suatu hal yang material, dengan kriteria yang ditetapkan. Jasa Nonassurance Jasa nonassurance adalah jasa yang dihasilkan oleh mereka yang di dalamnya tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan. Jenis jasa nonassurance yang dihasilkan olah akuntan publik adalah jasa kompilasi, jasa perpajakan dan jasa konsultasi. 2. Akuntan Pemerintah Seperti namanya, sudah seorang akuntan pemerintah bekerja di lembaga-lembaga pemerintahan. Yaitu lembaga seperti Badan Pemeriksaan Keuangan BPK dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan BPKP. Tugas-tugas yang diemban oleh akuntan pemerintah antara lain melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap aliran keuangan negara serta melakukan perancangan sistem akuntansi untuk pemerintah. 3. Akuntan Pendidik Jika dua profesi di atas lebih condong kepada profesi sebagai praktisi akuntansi, maka profesi yang satu ini berfokus di dunia pendidikan. Seorang akuntan pendidik bertugas mengajar dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi. Selain itu, akuntan pendidik juga dituntut untuk mampu melakukan penelitian dan pengembangan ilmu yang berkaitan dengan akuntansi dasar. Akuntan yang bertugas dalam bidang pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di sebuah perguruan tinggi. Dapat diartikan pula bahwa akuntan pendidik sebagai tenaga pengajar di institusi pendidikan dan bertugas untuk mengembangkan pendidikan akuntansi. Pada umumnya, mereka tidak semata-mata mengajar tetapi merangkap dengan pekerjaan lain, seperti membuka praktik untuk melayani kebutuhan masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan keahliannya. 4. Akuntan Internal Profesi akuntansi selanjutnya merupakan jenis yang kerap ditemukan pada perusahaan atau disebut dengan internal. Layaknya susunan organisasi dalam perusahaan, akuntan internal juga menduduki suatu jabatan. Baik itu staf hingga kepala bagian akuntansi atau direktur keuangan. Tugas dari akuntan internal adalah menyusun sistem akuntansi perusahaan, menyusun laporan untuk pihak luar, menyusun anggaran hingga menangani masalah pajak. 5. Akuntan Syariah Profesi akuntan syariah terbilang baru dan juga masih jarang ditemukan di Indonesia. Mereka biasanya dipekerjakan pada perusahaan-perusahaan yang menerapkan hukum syariat islam dalam mengelola keuangannya. Mereka bekerja sesuai dengan Standar Akuntansi Syariah dan juga berpegang pada keputusan MUI. 6. Akuntan Pajak Pada beberapa perusahaan saat ini, membagi-bagi tugas akuntansi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu subakuntan yang saat ini mulai diterapkan oleh perusahaan adalah akuntan pajak. Akuntan pajak adalah mereka yang hanya berfokus pada pencatatan dan pembukuan pajak. Seorang akuntan pajak akan mengatur keuangan yang akan dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak. Baca juga Software Akuntansi Berbasis Cloud, Solusi Cerdas Pebisnis Modern Manfaat Akuntan untuk Perusahaan Terkhusus untuk perusahaan, seorang akuntan tidak hanya mempunyai tugas seperti yang disebutkan sebelumnya. Seorang akuntan perusahaan yang baik memberikan sejumlah manfaat yang antara lain a. Menghemat Waktu Bagi pemilik perusahaan waktu merupakan hal yang sangat berharga. Sesempit apapun waktu yang dimiliki pasti diperlukan untuk melakukan hal-hal yang dapat mengembangkan bisnisnya. Namun, ada satu aspek dalam bisnis yang akan menyita lebih banyak waktu, yakni pengelolaan keuangan. Tanggung jawab dalam aspek ini pengelolaan keuangan lebih banyak melakukan hal teknis seperti pembukuan, pencatatan penerimaan, pengembalian pajak, penetapan target keuangan dan lain sebagainya. Tugas-tugas ini bisa memakan banyak waktu. Oleh karena itu, bila suatu usaha memiliki akuntan dan mendelegasikan tugas–tugas tersebut, mampu memberikan waktu lebih kepada pemilik usaha untuk fokus pada pengembangan bisnis di sektor lainnya. b. Mampu Mengatasi Permasalahan Akuntansi Hingga Paling Rumit Beberapa tugas dari profesi akuntan memang cukup sederhana, namun tanggung jawab kompleks yang diembannya membuat masih banyak masalah akuntansi rumit lain yang harus diselesaikan. Mereka harus memastikan semua tugas dikerjakan dengan benar. Karena kesalahan yang dilakukan dalam pencatatan dan perhitungan akuntansi memberi pengaruh yang cukup buruk. Kesalahan dapat membebani perusahaan secara finansial baik dari segi kerugian, denda ataupun pinalti bahkan kebangkrutan perusahaan. Oleh karena itu, tidak sembarang orang dapat memegang posisi ini tanpa pendidikan atau pengalaman di bidang tersebut. Dengan menyewa seorang akuntan, permasalahan akuntansi perusahaan yang paling rumit pun biasanya bisa diatasi dengan baik. c. Menghemat Anggaran Tugas seorang akuntan adalah memastikan keuangan suatu perusahaan tetap terjaga. Yaitu dengan memperhatikan dan mengawasi arus keluar masuk keuangan perusahaan. Dari kegiatan-kegiatan tersebut, mereka memberikan manfaat pada perusahaan untuk mengontrol keuangan agar tidak dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak penting. Mereka akan mengalokasikan keuangan secara tepat dan efisien. d. Mampu Memberikan Nasihat dan Saran Bisnis Akuntan yang memiliki pengalaman menangani keuangan berbagai jenis perusahaan umumnya dapat memberikan saran untuk pengembangan bisnis dari sisi keuangan. Lebih dari sekadar pengolah angka, dengan pengalamannya, mereka dapat memberikan umpan balik yang objektif dan saran yang berharga terhadap ide-ide pengembangan bisnis. e. Ahli dalam Perpajakan Mengurus pajak bukan sekadar melengkapi kotak dengan data-data. Akuntan yang memiliki pengetahuan dan melek akan pajak dapat membantu perusahaan melakukan penghitungan pajak seefisien mungkin namun tidak melanggar peraturan pajak yang berlaku. Kelola Pajak Secara Langsung Cukup dengan Sekali Klik, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! Pedoman Profesi Akuntansi Menjadi seorang akuntan harus mematuhi kode etik profesi akuntansi dan bertindak sesuai standar akuntansi Indonesia. Indonesia telah memiliki bermacam-macam standar akuntansi yang digunakan di berbagai entitas usaha dan organisasi. Standar akuntansi di Indonesia mengacu pada teori yang ada, diantaranya adalah IFRS International Financing Reporting Standards yang digunakan pada skala global. Sedangkan penggunaan IFRS sendiri ditentukan karena Indonesia merupakan anggota IFAC International Federation of Accountants yang menjadikan IFRS sebagai standar akuntansi di Indonesia. Standar akuntansi merupakan salah satu hal penting yang harus dipelajari oleh setiap profesi ini. . Selain mempelajari hal-hal terkait akuntansi, para akuntan juga dituntut untuk memahami aturan baku berupa kode etik profesi dan standar dari kegiatan pekerjaan. Yang dimaksud kode etik profesi merupakan kaidah-kaidah yang menjadi landasan bagi eksistensi profesi dan sebagai dasar terbentuknya kepercayaan masyarakat. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia IAI merupakan aturan yang mengatur perilaku etika para akuntan dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya. Kode etik Indonesia memuat beberapa prinsip etika sebagai berikut ini Tanggung jawab profesi, yaitu selalu menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukan. Kepentingan publik, yaitu wajib bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalismenya. Integritas, yaitu di dalam usahanya untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin. Objektivitas, berarti harus menjaga objektivitas, bersikap netral, dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesional. Kompetensi dan kehati-hatian. Kerahasiaan, berarti menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional akuntan. Standar teknis, yaitu melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Baca juga Jadi Akuntan Hebat dengan Aplikasi Manajemen Keuangan Bidang – Bidang dalam Profesi Akuntansi Di dalam berbagai literatur akuntansi, pembidangan akuntansi sering disederhanakan menjadi 2 kelompok yang disebut akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi keuangan, bertujuan untuk menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar. Akuntansi manajemen, bertujuan untuk menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen. Jenis informasi yang diperlukan dalam akuntansi manajemen di dalam banyak hal berbeda dengan informasi yang diperlukan pihak luar. Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen bersifat sangat mendalam dan diperlukan untuk pengambilan keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan pada khalayak umum. Baca juga  Bisakah Seorang Akuntan Work From Home? Jadi, apakah Anda ingin menjadi seorang dengan profesi akuntan yang menjalankan akuntansi publik, pemerintah, pendidik, atau internal? Seseorang dengan profesi ini memang handal dalam mengelola segala urusan keuangan perusahaan. Namun layaknya pemilik perusahaan, ada saat di mana mereka juga kekurangan waktu untuk menjalankan berbagai tugas yang cukup kompleks. Laporan keuangan pokok menurut standar akuntansi Indonesia terdiri dari Laporan realisasi anggaran Neraca Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan Keseluruhan standar akuntansi keuangan tersebut banyak dipakai oleh banyak perusahaan di Indonesia. Untuk pengelolaan keuangan bisnis atau perusahaan yang lebih mudah dan akurat, gunakan software akuntansi yang canggih dan terpercaya. Agar pengelolaan keuangan bisnis lebih efektif dan efisien sebaiknya akuntan dibantu dengan software akuntansi Jurnal. Dengan menggunakan Jurnal, mereka hanya perlu melakukan input data atau transaksi keuangan pada software. Secara otomatis Jurnal akan menyusun laporan keuangan seperti neraca keuangan, laba dan rugi, dan arus kas. Penggunaan Jurnal akan memudahkan beberapa tugas akuntan, sehingga mereka dapat lebih fokus membantu Anda menemukan solusi pengembangan bisnis dari sisi keuangan. Misalnya dengan membantu pencatatan akuntansi perusahaan dagang yang cepat serta akurat. Ketahui fitur-fitur Jurnal yang mempermudah pengelolaan keuangan Anda lebih lanjut di sini. Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! Itulah beberapa maca profesi akuntan yang bisa Anda pilih, mulai dari yang ingin menjadi pendidik akuntansi, bekerja di pemerintah, atau internal perusahaan sebagai karyawan tetap atau intern. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.
$25,500 - $30,9991% of jobs $31,000 - $36,4994% of jobs $36,500 - $41,9999% of jobs $46,500 is the 25th percentile. Salaries below this are outliers.$42,000 - $47,49912% of jobs $47,500 - $52,99916% of jobs The average salary is $57,758 a year$53,000 - $58,49915% of jobs $58,500 - $63,99914% of jobs $66,000 is the 75th percentile. Salaries above this are outliers.$64,000 - $69,49910% of jobs $69,500 - $74,9998% of jobs $77,000 is the 90th percentile. Salaries above this are outliers.$75,000 - $80,4995% of jobs $80,500 - $86,0003% of jobs National Average $25,500 $57,758 /year $86,000 $28 /hour $2,125 - $2,5831% of jobs $2,583 - $3,0424% of jobs $3,042 - $3,5009% of jobs $3,875 is the 25th percentile. Salaries below this are outliers.$3,500 - $3,95812% of jobs $3,958 - $4,41716% of jobs The average salary is $4,813 a month$4,417 - $4,87515% of jobs $4,875 - $5,33314% of jobs $5,500 is the 75th percentile. Salaries above this are outliers.$5,333 - $5,79210% of jobs $5,792 - $6,2508% of jobs $6,416 is the 90th percentile. Salaries above this are outliers.$6,250 - $6,7085% of jobs $6,708 - $7,1673% of jobs National Average $2,125 $4,813 /month $7,167 $28 /hour $490 - $5961% of jobs $596 - $7024% of jobs $702 - $8089% of jobs $894 is the 25th percentile. Wages below this are outliers.$808 - $91312% of jobs $913 - $1,01916% of jobs The average wage is $1,110 a week$1,019 - $1,12515% of jobs $1,125 - $1,23114% of jobs $1,269 is the 75th percentile. Wages above this are outliers.$1,231 - $1,33710% of jobs $1,337 - $1,4428% of jobs $1,480 is the 90th percentile. Wages above this are outliers.$1,442 - $1,5485% of jobs $1,548 - $1,6543% of jobs National Average $490 $1,110 /week $1,654 $28 /hour $ - $ of jobs $ - $ of jobs $ - $ of jobs $ is the 25th percentile. Wages below this are outliers.$ - $ of jobs $ - $ of jobs The average wage is $ an hour$ - $ of jobs $ - $ of jobs $ is the 75th percentile. Wages above this are outliers.$ - $ of jobs $ - $ of jobs $ is the 90th percentile. Wages above this are outliers.$ - $ of jobs $ - $ of jobs National Average $ $28 /hour $ Annual Salary Monthly Pay Weekly Pay Hourly Wage Top Earners $77,000 $6,416 $1,480 $37 75th Percentile $66,000 $5,500 $1,269 $32 Average $57,758 $4,813 $1,110 $28 25th Percentile $46,500 $3,875 $894 $22 How Much Do Accountant Jobs Pay per Hour? Comparison by Location How much does an Accountant make? As of Jun 9, 2023, the average hourly pay for an Accountant in the United States is $ an ZipRecruiter is seeing hourly wages as high as $ and as low as $ the majority of Accountant wages currently range between $ 25th percentile to $ 75th percentile across the United States. The average pay range for an Accountant varies greatly by as much as $ which suggests there may be many opportunities for advancement and increased pay based on skill level, location and years of on recent job posting activity on ZipRecruiter, the Accountant job market in both Ukrainka, UA and throughout the entire state of is not very active as few companies are currently hiring. An Accountant in your area makes on average $32 per hour, or $ 15% more than the national average hourly salary of $ ranks number 1 out of 50 states nationwide for Accountant estimate the most accurate hourly salary range for Accountant jobs, ZipRecruiter continuously scans its database of millions of active jobs published locally throughout your next high paying job as an Accountant on ZipRecruiter today. What are Top 10 Highest Paying Cities for Accountant Jobs We’ve identified 10 cities where the typical salary for an Accountant job is above the national average. Topping the list is San Mateo, CA, with Green River, WY and Johnstonville, CA close behind in the second and third positions. Johnstonville, CA beats the national average by $11,118 and San Mateo, CA furthers that trend with another $15,032 above the $57,758 average. With these 10 cities having average salaries higher than the national average, the opportunities for economic advancement by changing locations as an Accountant appears to be exceedingly fruitful. Finally, another factor to consider is the average salary for these top ten cities varies very little at 9% between San Mateo, CA and Bellevue, WA, reinforcing the limited potential for much wage advancement. The possibility of a lower cost of living may be the best factor to use when considering location and salary for an Accountant role. CityAnnual SalaryMonthly PayWeekly PayHourly WageSan Mateo, CA$72,790$6,065$1,399$ River, WY$70,811$5,900$1,361$ CA$68,876$5,739$1,324$ VA$68,734$5,727$1,321$ CA$68,129$5,677$1,310$ CT$67,304$5,608$1,294$ CA$66,954$5,579$1,287$ MA$66,673$5,556$1,282$ NY$66,528$5,544$1,279$ WA$66,506$5,542$1,278$ What are Top 5 Best Paying Related Accountant Jobs in the We found at least five jobs related to the Accountant job category that pay more per year than a typical Accountant salary. Top examples of these roles include Chief Accountant, Senior Principal Accountant, and Chartered Accountant. Importantly, all of these jobs are paid between $39,440 and $83,830 more than the average Accountant salary of $57,758. If you’re qualified, getting hired for one of these related Accountant jobs may help you make more money than that of the average Accountant position. Job TitleAnnual SalaryMonthly PayWeekly PayHourly WageChief Accountant$141,588$11,799$2,722$ Principal Accountant$114,577$9,548$2,203$ Accountant$108,547$9,045$2,087$ Regulatory Accountant$104,706$8,725$2,013$ Financial Reporting Accountant$97,198$8,099$1,869$ About Our Data ZipRecruiter salary estimates, histograms, trends and comparisons are derived from both employer job postings and third party data sources.
Dalam mewujudkan ease of administration atau kemudahan administrasi, pemerintah mewujudkan berbagai bentuk kesederhanaan agar Wajib Pajak dapat dengan mudah dan nyaman dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Salah satu kemudahannya adalah dengan penghitungan untuk Pajak Penghasilan PPh bagi Wajib Pajak tertentu. Kemudahan penghitungan yang dimaksud adalah Norma Penghitungan Penghasilan Neto NPPN. Apa saja ketentuan terkait NPPN ini? Simak ulasan di bawah ini. Norma Penghitungan Penghasilan Neto NPPN adalah norma yang dapat digunakan oleh Wajib Pajak dalam penghitungan penghasilan neto dalam satu tahun pajak sebagai dasar penghitungan Pajak Penghasilan PPh Pasal 25 atau Pasal 29 terutang. NPPN ini bertujuan untuk menyederhanakan penghitungan untuk mencari penghasilan neto dengan setelah mendapatkan besaran penghasilan neto, Wajib Pajak dapat menghitung besaran PPh terutang untuk kebutuhan pembayaran dan pelaporan pajak. Dasar hukum dari NPPN ini adalah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan pada Pasal 14 dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015 tentang Norma Penghitungan Penghasilan Neto. Syarat Norma Penghitungan Neto Berdasarkan Pasal 1 pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015 mengatur bahwa Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang peredaran brutonya dalam satu tahun kurang dari Rp empat miliar delapan ratus juta rupiah wajib menyelenggarakan pencatatan, kecuali Wajib Pajak yang bersangkutan memilih menyelenggarakan pembukuan. Kemudian, Wajib Pajak yang memenuhi kriteria tersebut juga menerima atau memperoleh penghasilan yang tidak dikenai PPh bersifat final, maka penghitungan penghasilan neto menggunakan NPPN. Selain itu, syarat yang harus dipenuhi adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang boleh menggunakan NPPN harus memberitahukan ke Direktur Jenderal Pajak dalam jangka waktu 3 bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan. Apabila Wajib Pajak tidak melakukan pemberitahuan kepada Direktur Jenderal Pajak, maka Wajib Pajak dianggap memilih menyelenggarakan pembukuan. Kemudian, untuk Wajib Pajak yang memiliki lebih dari satu jenis usaha, maka penghitungan penghasilan netonya dilakukan penjumlahan terhadap masing-masing jenis usaha atau pekerjaan bebas dengan memperhatikan pengelompokan wilayah pengenaan norma. Persentase NPPN Besaran norma penghitungan penghasilan neto ini tidaklah sama. Jumlah persentase NPPN ini terbagi atas Persentase NPPN dikelompokkan menurut wilayah sebagai berikut Sepuluh ibukota provinsi, yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, Makassar dan provinsi lainnya. Ketiga wilayah tersebut memiliki persentase NPPN yang berbeda-beda. Daftar persentase ini dapat dilihat pada Lampiran I, II dan III pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015. Penghitungan NPPN Penghitungan dengan NPPN dapat dilihat dari Lampiran IV pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015. Rumus penghitungannya adalah sebagai berikut Penghasilan neto = % NPPN x Peredaran/Penghasilan bruto dari kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dalam 1 tahun pajak PPh Terutang = Penghasilan Neto – Penghasilan Tidak Kena Pajak PTKP Hasil PPh terutang tersebut menjadi Penghasilan Kena Pajak, kemudian nanti akan dihitung dengan Tarif pada PPh Pasal 17 Berikut contoh soal yang dikutip dari Lampiran IV Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015 Selain menjalankan usaha kantor akuntan publik di Jakarta, Nona Aurelia memiliki usaha persewaan ruang kantor di kota yang sama. Sepanjang Tahun 2016,Nona Aurelia Memiliki peredaran usaha dari jasa kantor akuntan publik sebesar Rp 1 miliar. Sedangkan dari usaha persewaan ruang kantor memperoleh sebesar Rp 3 miliar. Nona Aurelia telah menyampaikan pemberitahuan mengenai penggunaan Norma Penghitungan kepada Direktur Jenderal Pajak 3 bulan sejak awal Tahun Pajak 2016. Karena penghasilan yang diperoleh Nona Aurelia pada Tahun 2016 dari usaha jasa kantor akuntan publik dan usaha persewaan ruang kantor tidak melebihi Rp 4,8 miliar, maka Nona Aurelia boleh menghitung penghasilan neto atas penghasilan yang diperoleh dari jasa kantor akuntan publik dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto. Sedangkan penghasilan yang diperoleh Nona Aurelia dari usaha persewaan ruang kantor dikenai PPh yang bersifat final berdasarkan PP No. 29 Tahun 1996 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PP No. 5 Tahun 2002 tentang Pembayaran Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. Penghitungan Pajak Penghasilan Nona Aurelia yang terutang pada Tahun Pajak 2016 adalah sebagai berikut Persentase penghasilan neto jasa kantor akuntan publik di kota Jakarta adalah sesuai dengan norma Kode Klasifikasi Usaha KLU 69200 untuk 10 ibukota provinsi yaitu sebesar 50%. Maka, Penghasilan Neto dari jasa kantor akuntan publik 50% x Rp = Rp Setahun untuk diri Wajib Pajak sendiri Rp apabila telah disesuaikan dengan tahun sekarang PTKP untuk Wajib Pajak sendiri adalah Rp Kena Pajak = Rp Rp Rp Penghasilan terutang 5% x Rp = Rp x Rp = Rp x Rp jumlah pajaknya = Rp Berdasarkan contoh penghitungan diatas, hal yang perlu Anda pastikan dalam penggunaan NPPN adalah pastikan untuk melakukan pencatatan atas peredaran bruto dan menemukan tarif persentase NPPN yang sesuai KLU dan domisili. Baca juga Apa Itu PPh Final? Gunakan aplikasi untuk kemudahan dalam mengelola perpajakan Anda. merupakan mitra resmi Ditjen Pajak.